Rinduku Kekasih Allah

bismiLLah…

-terpaksa membuang sesawang dalam blog ni-

Alhamdulillah ala nikmatillah..ala kullihal. Subhanallah, Maha Suci Engkau yang telah mengatur cantik perjalanan seorang hambaMu ini. Bak nama blog penulis, sang abirussabil..(pelintas jalan) meuju ke satu destinasi yang sudah pasti menanti kita setiap saat, iaitu Kematian. Walau banyak manapun perancangan yang telah kita lakukan, jika ia  tidak meletakkan sepenuh pergantungan baik dan buruknya pada Allah, maka kita menyesal dan tidak mendapat apa-apa kecuali penat dan lelah. Oleh itu, jom kita sama-sama perbaharui(tajdid) iman dan ibadah kita.Alhamdulillah..hambaMu bersyukur kerana beriku peluang untuk meneruskan tahun 4 ku di bumi shamrock ini. Nikmat yang terfikir sejauh ini dapatku lalui. Dah separuh pengajian, sikit je lagi untuk daku turun ke medan yang sebenar. Nak habiskan tahun 4, 5 dan 6 lagi..Hari ini nak berkongsisatu peringatan yang penulis dapat dari email sahabiah.Rindu sungguh..rindu sungguh padamu Ya Rasulullah..

“Wahai ALLAH, yang telah Meninggikan langit tanpa tiang, Menghamparkan bumi tanpa alas, Menghidupkan bumi setelah sebelumnya mati, Sadarkan hati kami dari kelalaian, Karunialah kami inabah yang baik, Hiasilah kami dengan ketaatan kepadaMU, Jagalah kami dari maksiat, Terimalah taubat kami, sehingga ketika berjumpa denganMU nanti, Engkau Redha kepada kami, wahai yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan, yang Maha Pengasih dari semua yang berjiwa kasih…

Wahai ALLAH, Pusatkanlah perhatianku kepadaMU, Jadikanlah semua tawajjuhku hanya kepadaMU, Bahagiakanlah aku dengan memperoleh kedekatan dan kedudukan tinggi disisiMU, Jadikanlah kesibukanku terpusat pada usaha untuk meraih Kecintaan dan KeredhaanMU yang sempurna. Jagalah lahir dan batinku dengan keteguhan tawakal kepadaMU hingga dengan (Pertolongan)MU yang (kuperolehi) dariMU, aku dapat berjalan menujuMU dan senantiasa bersikap sebagai hamba di hadapanMU…

Aku memohon ampun kepada ALLAH atas semua dosa yang kulakukan baik secara rahasia maupun terang-terangan, sengaja maupun tidak, siang dan malam, sendiri maupun di tengah keramaian, besar maupun kecil, terangan-terangan maupun sembunyi-sembunyi, lahir maupun batin. Wahai yang PemberianNYA luas, dan yang KebaikanNYA serba Mulia, aku adalah hamba yang hina, berhenti di ambang PintuMU, memohon ampunan dan meminta maaf atas dosa-dosa yang membebani diriku. Wahai yang Maha Dekat dan Maha Mengabulkan doa, wahai yang Maha Pemurah dan tidak bakhil dalam PemberianNYA…

Wahai ALLAH, Limpahkanlah Shalawat, Salam dan Keberkahan kepada Sayyidina Muhammad dan Keluarganya, Shalawat yang paling utama, Salam yang Paling suci, Berkah yang paling berlipat-ganda, sebanyak yang Engkau Ketahui, sepenuh timbangan `ArasyMU, dan sebanyak KalimatMU, selama pedzikir menyebutMU dan menyebut beliau, dan selama orang yang lalai melupakanMU dan melupakan beliau. (Wahai ALLAH), Berilah beliau Wasilah, Keutamaan dan Kedudukan yang tinggi. Dan Berilah beliau Kedudukan yang Terpuji yang telah Engkau Janjikan kepadanya, karena sesungguhnya Engkau tidak pernah memungkiri janji…”
^ Himpunan doa nan indah al-Habib Hasan bin Shaleh al-Bahr al-Jufri رحمة الله تعالى عليه

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s